Home Tanya Jawab Hukum Membuat Patung Jari

Hukum Membuat Patung Jari

194
0
SHARE

* MAJMÛ FATÂWÂ WA ROSÂIL, al-Imam as-Sayyid Alwi al-Maliki al-Hasaniy

(1328 H -1391 H). Hal. 212-213

  1. Membentuk/membuat patung/boneka jika berupa hewan yang sempurna, yang mempunyai bayang-bayang, untuk selain mainannya anak-anak perempuan yang kecil itu diharamkan dengan kesepakatan para ulama’ yang agung, dan tidak dipungut harga atau ongkos dari patung tersebut sebagaimana penjelasan pakar i’tibar dan malaikat rahmat tidak masuk ke tempat tersebut, pembuatnya dilaknat dan mendapat siksa di neraka jahannam, dibebani meniupkan roh pada patung yang dibuatnya dan dia bukanlah orang yang bisa meniupkan roh, semoga Allah menyelamatkan kita dari hal demikian.
  2. Jika patung/boneka berupa hewan yang mempunyai bayangan, akan tetapi patung tersebut terdapat kekurangan yang mencegah untuk hidup, seperti dengan terpotongnya kepala atau separuh kepala atau dada atau perutnya berlubang atau terpotongnya anggota yang mana saja yang tidak bisa hidup setelahnya. Atau tidak adanya anggota-anggota tersebut dengan bentuk yang dirubah atau memisahkan bagian-bagian anggota, maka hal tersebut diperbolehkan menurut madzhab empat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here