Home Tanya Jawab Hukum Menggunakan Dasi

Hukum Menggunakan Dasi

132
0
SHARE

Soal:

Apa hukum menggunakan dasi?

 

Jawab:

Kalam Syaikh Muqbil bin Hady Al-Wadi’iy –rohimahulloh-.

Beliau mengatakan dalam kitabnya “Tuhfatul Mujib” (hal. 291), tatkala berbicara tentang ‘Abdul Karim Zaidan: “Abdul Karim Zaidan adalah fuaisiq (seorang fasik yang hina), memotong jenggotnya, memakai bantholun dan dasi… Saya ingin sekiranya dia duduk bersama orang Nashoro, maka kamu tidak akan bisa membedakan yang mana orang Nashoro dan mana orang muslim. Rosululloh – shollallohu ‘alaihi wa sallam– bersabda (yang artinya, ed):

Terkadang mereka mendatangkan orang yang menyerupai musuh-musuh Islam dan melihat bahwasanya petunjuk musuh Islam itu lebih baik.”

Beliau juga mengatakan dalam hal. 253: “‘Abdul Karim Zaidan itu memotong jenggotnya,memakai dasi dan bantholun. Kamu tidak bisa membedakan antara dia dan seorang nashroni.”

Kemudian Syaikh Muqbil –rohimahulloh– menimpali ucapannya ini dengan perkataannya: “Saya telah diingkari lantaran perkataan ini. Akan tetapi saya akan tetap mengatakannya meskipun kamu tidak suka, wahai orang yang mengingkari! Saya tidak memaksudkan bahwa dia itu Nashroni, akan tetapi yang aku maksud bahwa penampilannya seperti penampilan seorang nashroni.“

 

– Ustadz Dzulqornain Indonesia, murid Syeikh Muqbil: dasi boleh, bukan tasyabuh. Muslim sudah banyak yang pakai. (Seperti celana panjang dsj).

Wallohu alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*