Home Tahukah Anda Keajaiban dan Kekuasaan Allah Ta’ala – Jam Kerja Biologis Tubuh Manusia

Keajaiban dan Kekuasaan Allah Ta’ala – Jam Kerja Biologis Tubuh Manusia

312
0
SHARE

LAMBUNG,
⏰ Jam 07:00 – 09:00.
Daya kerja lambung sedang kuat2nya.
Dianjurkan untuk sarapan yang bergizi tinggi pada jam ini.

JANTUNG,
⏰ Jam 11:00 – 13:00,
*Hindari panas berlebih dan olah fisik*,
terutama bagian yang ada keluhan di pembuluh darah.

HATI / LIVER,
⏰ Jam 13:00 – 15:00,
Kondisi liver sedang lemah,
dengan istirahat sejenak akan terjadi proses regenerasi sel2 hati.

PARU-PARU,
⏰ Jam 15:00 – 17:00,
Paru paru sedang lemah,
istirahat dan nafas dengan teratur untuk mengembalikan energi
paru paru.

GINJAL,
⏰ Jam 17:00 -19:00,
Ginjal dalam kondisi kuat,
terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan sel otak.
Ini jam terbaik utk belajar.

LAMBUNG,
⏰ Jam 19:00 – 21:00,
Lambung sedang lemah.
Diusahakan jangan mengkonsumsi makanan padat yang sulit dicerna,
atau lebih baik berhenti makan.

LIMPA,
⏰ Jam 21:00 23:00,
Limpa dalam kondisi lemah,
terjadi proses pembuangan racun tubuh dan regenerasi sel limpa.
Jika wajah menjadi agak pucat di jam ini,
artinya limpa ada gangguan.

JANTUNG,
⏰ Jam 23:00 – 01:00,
Jantung sedang dalam kondisi lemah.
Waktunya istirahat untuk pemulihan energi tubuh.

HATI / LIVER,
⏰ Jam 01:00 – 03:00,
Liver dalam kondisi kuat,
terjadi proses pembuangan racun hasil metabolisme tubuh.
Ini saatnya terjadi regenerasi sel.

PARU-PARU,
⏰ Jam 02.30 – 04:30,
Kondisi paru paru sedang kuat,
terjadi pembersihan dan pembuangan racun atau kotoran diparu paru.
Akan terjadi batuk, bersin dan berkeringat bila paru2 kotor.
Ini jam terbaik untuk “Qiyamul lail”.
Saat sujud pada waktu inilah.
mengalirnya darah yang kaya akan oksigen ke otak tertentu.
yang tidak bisa di alirkan Darah pada saat sujud diwaktu siang.

USUS BESAR,
⏰ Jam 05:00 – 07:00,
Usus besar dalam kondisi kuat,
biasakan B.A.B di jam ini
agar kotoran, racun dan sisa sistem pencernaan dapat
dikeluarkan semua.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

Q.S. Qaaf(50): 16

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

Artinya:
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan
mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan
Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.”

Penjelasan:

Dalam ayat ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa
Dia benar – benar mengetahui betapa pentingnya darah, pembuluh darah, serta sirkulasi darah di seluruh tubuh.
Dalam ilmu fisiologi dijelaskan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berhubungan dengan sistem regulasi pada manusia.
Urat leher yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah
pembuluh darah yang terdapat di leher yaitu Vena Jugular.
Dilihat secara anatomis, vena jugular membawa darah dari bagian kepala (otak, kranium/tempurung kepala, wajah) dan leher untuk kembali ke jantung jadi bisa disimpulkan betapa pentingnya dan vitalnya pembuluh ini.

Q.S. Qashash(28): 73

وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:
“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang,
supaya kamu beristirahat pada malam itu dan
supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari)
dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.”

Penjelasan:

Pada ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa pergantian siang dan malam dalam hubungannya dengan aktivitas manusia merupakan salah satu bentuk nikmat, dimana Dia menjadikan siang hari sebagai waktu bagi manusia mencari karunia-Nya di muka bumi dan menjadikan malam sebagai waktu untuk beristirahat.
Dalam ilmu fisiologi juga dijelaskan nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala ini yang berhubungan dengan sistem koordinasi pada manusia.
Bayangkan apa yang terjadi jika Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan siang tanpa malam dan malam tanpa siang.
Kemudian di akhir ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa hikmah di balik ini adalah supaya kita mensyukuri nikmat pergantian siang dan malam ini yang telah mendukung kondisi fisiologi tubuh kita untuk beraktivitas,
“dan agar kamu bersyukur kepada-Nya’.

Semoga bermanfaat
Silahkan share

“Mengenal Nikmat Ilahi Melalui Ilmu Fisiologi”
Oleh:
Prof. dr. Soeharsoyo SpAk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here