Home Pendidikan Parenting Class Kuttab

Parenting Class Kuttab

2597
0
SHARE

Disarikan oleh ustad Gun-gun 1-3 Mei 2015.

 

Hari 1 : Jum’at : 1 Mei 2015.

Bismillah..

Materi : Siroh Nabawiyah Sumber Kurikulum Pendidikan

Oleh : Ust Iwan Setiawan, Lc.

 

Sedikit catatan training class kuttab materi 1 : Siroh nabawiyah sebagai panduan kurikulum peradaban Islam.

Kurikulum pendidikan Nabi Muhammad : (Iman dan Al Quran).

👉 lebih dari 1/3 isi Al Quran adalah kisah-kisah

👉 kisah kisah itu diantaranya :

1. Kisah para nabi dan rasul Allah

2. Kisah para shodiqin

3. Kisah para syuhada

4. Kisah orang yang dimurkai Allah

5. Kisah orang yang disesatkan Allah

Subhanallah… Mampukah kisah-kisah di atas kita ajarkan kepada anak didik kita di Al-Azhar?

=========================

 

Hari ke-2 : Sabtu, 2 Mei 2015

Bismillah. Renungan materi class kuttab hari sabtu, 2 mei 2015.

Materi : Ke manakah arah pendidikan kita ?

Oleh : Ust M. Ilham Sembodo (Direktur dan Pendiri Kuttab Al Fatih)

 

Jangan sampai hingar bingar munculnya pendidikan Islam atau kuttab di mana-mana, akan tetapi rapuh di dalam (akidah belum kuat), seperti contoh anak yang akidah belum kuat diajari memanah, bisa jadi apa aja dipanah, ayam tetangga dipanah.

Contoh lagi:

Di kuttab : calon guru ustadz di kuttab harus mengikuti pelatihan dulu selama 6 bulan (seharusnya agendanya 2 tahun).

Karena bagaimana mungkin guru baru direkrut 1 bulan / 1 minggu langsung mengajar?

Coba renungi : surat Ali Imron, QS. Al A’rof : 31 dll.

Siapkan kitab “Ar Rosul Al Mu’allim” atau “Al Adabul Mufrod” dan “Ar Rohiqul Makhtum” sebagai rujukan sebagai calon guru, kemudian kitab IMAN. (Inilah yang menjadi rujukan utama sebagai calon guru).

Buat nanti di sekolah :

1. Forum diskusi ilmiah (semua guru-karyawan, yayasan, dewan pakar syariat islam)

2. Forum baca bagi asatidz (lihat QS. Al ‘Alaq. Ada 2 kata Iqro dan 1 qolam)

3. Forum tulis (guru harus banyak menulis)

4. Forum ta’lim orang tua wajib hadir (minimal 1x setiap bulan).

========================

 

Materi : Keselarasan antara Rumah dan Sekolah

Oleh : Ust Galan Nurrahman (Manager dan Pendiri Kuttab)

 

Kurikulum pendidikan ambil dari rujukan Al-Quran dan As-Sunnah, serta dalami siroh nabawiyah dan sahabat shaleh.

Misalnya ada jam tidur siang,

A. Pendidikan orangtua / rumah : 60%

B. Pendidikan lingkungan : 20%

C. Pendidikan sekolah : 20%

Kebiasaan _ budaya di kuttab :

1. Ada waktu khusus setiap Rabu : orang tua untuk kritik/menyampaikan hal tentang kuttab kepada management, misalnya tentang guru, pembelajaran dll.

2. Setiap hari (ditentukan) misalnya hari kamis, setiap anak giliran untuk membawa snack/kudapan untuk berbagi dengan teman temannya atau bahkan gurunya.

3. Sampaikan tentang apapun yang bermuara kepada Allaah, misalnya mau makan, minum, dll…hadirkan dan sebuntukan Allaah Yang Maha Kuasa atas segala hal.

Tentang Kuttab wajib disampaikan kepada orang tua/calon wali murid :

1. Bukan lembaga penitipan anak.

2. Kiamat dalam pendidikan (menempatkan ahli ilmu bukan pada tempatnya), ahli ilmu tidak ada harganya di mata orang tua dan anak, harus menghormati izzah guru (mu’allim).

3. Kuttab tidak ada ijazah formal.

4. Ada cambuk rotan (penyerahan cambuk dari orang tua kepada sekolah) saat akhir Awalusanah (SG). Jadi di kuttab anak boleh dipukul, dll (tapi tentunya ada ilmunya dalam memukul).

Catatan khusus :

@ di beberapa kuttab ada ujian tertulis bagi orang tuanya.

@ guru tidak boleh bukakan pintu mobil murid, di kuttab murid yang cari guru/bersalaman.

@ orang tua wajib datang sebulan sekali rapat di sekolah.

@ BBO : Belajar Bersama Orangtua, (misalnya anak ikut masak dengan orang tua, anak menyetrika baju orang tua, dll).

@ Rapor harus diambil oleh kedua orangtuanya, kalau cuma salah satu rapot dibacakan saja dan diminta kedua orang tua kembali lagi ke sekolah.

@ Kuttab adalah sekolah tradisional bukan internasional.

(Silakan sampaikan kepada orang tua hal di atas, kalau tidak terima silakan mencari sekolah lain).

2 hal dalam kuttab : Keyakinan dan Keseriusan.

=====≠===================

 

Materi : Nasyid dan Berkisah sebagai Sarana Mendidik Iman

Oleh Ust M. Ilham Sembodo

 

Nasyid ada waktu dan caranya untuk diajarkan kepada anak, dan usia berapa tidak boleh diajarkan lagi nasyid kepada anak, karena khawatir melenakan membaca dan menghafal Al-Quran.

Isi Al Quran :

1. Syariat (hukum-hukum Islam)

2. Sifat-sifat Allah (tauhid)

3. Kisah (Nabi dan Rasul, shodiqin, syuhada, salafush sholih)

Sumber kurikulum pendidikan Islam dari Al-Quran dan As-Sunnah, dan untuk melihatnya secara teknis hari ini yaitu melalui Siroh Nabawiyah dan salafush sholeh…

Kata kesulitan (‘usro) disebuntukan 12x di dalam Al-Quran.

Kata kemudahan (yusro) disebuntukan 41x di dalam Al-Quran.

Jadi 1 kesulitan ada 3 kemudahan. Ma syaa’a Allaah.

Dan sikap seorang guru wajibnya menjaga Qiyamul lail dan menjaga sunnah-sunnah lainnya. Sehingga misalnya : apabila ada sesuatu hal dalam pendidikan kepada anak, anak susah diatur, evaluasi mungkin gurunya tidak qiyamul lail, jarang berdoa untuk muridnya, dan bisa jadi banyak dosa/maksiat yang dilakukan oleh guru-gurunya.. Astagfirullaah.

Prinsip mengajar di kuttab pasti ada kisah dalam setiap pembelajarannya, maka guru wajib baca (sperti dalam surat Al-‘Alaq wahyu pertama ada 2x kata iqro).

#Memahami karakter anak :

1. Menjaga perasaan anak

2. Memeluk dan mencium

3. Melayani imajinasi anak

4. Jangan berbohong

5. Menjaga lisan dari mencela

#Dialog iman dengan anak :

1. Ketika anak sedang meminta sesuatu

2. Fisik terasa nyaman

3. Anak sedang berimajinasi

4. Aktivitas harian

5. Ketika suasana tercipta

Nasyid sebagai sarana bukan tujuan, dan diajarkan kepad anak metode nasyid untuk anak di bawah 5 tahun.

==≠======================

 

Hari Ahad, 3 Mei 2015

Materi : Mengajarkan Tauhid pada Anak

Oleh Ust Ahmad Arief R (Direktur Parenting Nabawiyah)

 

Kongkrit vs Abstrak

Abstrak tidak sama dengan ghoib.

Optimalisasi fungsi auditori (pendengaran anak)

Ghoib ==> kongkrit (tanamakaan tauhid sejak dini pada anak)

Hadirkan Allah dalam hati kita setiap saat, kapanpun di manapun. Surga dan neraka menjadi kongkrit di hadapan kita dan anak kita (IHSAN).

Urutan menanamakaan tauhid pada Anak :

1. Al-Hifdz (dihafalkan)

2. Al-Fahm (dipahami)

3. Al-I’tiqod, Al-Itqon, At-Tashdiq

Tahapan menshalihkan anak pada setiap tahapan usia :

Bandingkan ayat :

QS. Al-Jumu’ah : 2 dengan

QS. Al-Baqoroh : 129

#Urutan fase kurma vs fase usia anak

1. Fase thala’ (mayang) vs usia anak 0-2 th

2. Fase kholal vs usia 2-7 th

3. Fase balah vs usia 7 th

4. Fase busr vs usia 10 th

5. Fase ruthob vs usia baligh

6. Fase tamr vs usia Ar-Rusyd (QS Al-Maidah :6) ada kaitannya dengan harta untuk menguji kedewasaannya dalam mengelola amanah harta, misalnya diberikan uang saku mampukah untuk menabung.

#fase thala’ : fokuskan menyusui anak sampai 2 th sempurna, proses menyusui semakin dekatnya antara ibu dan anak (catatan : menyusui anak bukan sebatas memberi ASI lewat dipompa, dan diberikan lewat dot,). (Di kuttab : rencana ibu melahirkan cuti 2 tahun)

#usia 4 th : ajarkan berwudhu, berdiri bersama orang sholat. Pendidikan sholat berjamaah : pendidikan sex sejak dini pada anak, adanya pemisahan antara laki / perempuan.

# usia 5th : ajarkan menghafalkan surat Al-Fatihah

# usia 6 th : mengajarkan shoum (sahur, buka), motivasi sholat, kenalkan surga dulu baru neraka

# usia 7-12 th : Masa kanak kanak yang tenang, life skill, mudah diarahkan dan diberikan nasihat.

(€÷ jikalau di usia 7 th anak masih belum tenang: susah diatur, dll., maka ada kesalahan dalam upaya pendidikan anak di usia sebelumnya).

=≠=======================

 

Materi : Keseharian Kuttab

Oleh Ust Lilik Abu Hisyam (Ketua Kuttab Al Fatih Depok)

 

Hadits dari Jundub bin Abdillah : kami dulu bersama Nabi saat kami masih remaja, kami belajar Iman sebelum Al-Qur’an kemudiaan ketika kami belajar Al-Qur’an maka semakin bertambah iman kami. (Dishahihkan oleh Al-Albani).

1. Kedatangan (07.00 – 07.15)

– salam, pengamatan, pendekatan personal

2. Ikrar (07.15-07.30) (ta’awudz, syahadatain, doa-doa harian mau belajar, dll)

– esensi ikrar, baris seluruh santri dan guru (guru masuk dalam barisan santri)

– selain memimpin ikrar guru ikut menyimak, mengkondisikan, mencontohkan atau mengikuti arahan pemimpin ikrar

– tidak ada aktifitas lain disaat ikrar

3. Kelas Quran (07.30-09.30)

– santri berwudu dulu,

– ustadz memulai dengan salam, basmalah dan adab ilmu

– menguatkan atau murojaah materi saat ikrar

– mulai masuk ke materi quran, dan tetap mengawasi apa yang dilakukan oleh seluruh santri

– ditutup dengan hamdalah dan penutup majelis (jika ada masalah santri selesaikan segera).

4. Kudapan / snack (09.30-09.45)

– transisi

– mulai dengan adab makan, dan bacaan bismillah

– berbagi snack (karena anak bergilir membawa snack)

– peluang besar untuk nasehat / dialog iman

– bertanggung jawab dan selesai dengan doa alhamdulillah.

5. Kelas Iman

– awal 1 (09.45-11.00)

– awal 2,3 dan qonuni (09.45-11.50)

-s antri harus dibiasakan untuk selalu punya wudhu sebelum belajar

– awali belajar dengan adab ilmu

– buku materi Iman dengan diawali kisah/murojaah dll

6. Shalat Dhuhur

– awal 1 & 2 di kuttab

– awal 3 dan qonuni di masjid

– jam 11.30 ada guru sudah standby di masjid untuk mengkondisikan

– sholat sunnah qobliyah dan ba’diyah

– sholat berjamaah dengan khusyuk

– zikir dan doa

7. Makan siang

– awal 1 (jam 11.00-11.30)

– guru dan santri harus makan bersama-sama di kelas masing-masing

– awal 2 dan qonuni setelah sholat duhur

– memastikan pada jam ini semua murid harus makan bersama sama, dengan baik dan benar sesuai adab sunnah, dan memakan semua menu makan sampai habis.

8. Closing

– setelah makan,

– sesuaikan dengan rencana pembelajaran

– selesaikan masalah murid jika ada

– PR tentang adab / akhlak (misalnya berikan senyuman pada 5 orang)

# pulang kuttab sekitar jam 13.00

Setelah murid pulang, maka Guru / ustadz wajib belajar bersama, dengan jadwal :

– senin : tahsin, tahfizhul quran

– selasa : mempersiapkan RKK (Rencana Kegiatan Kuttab)

– rabu : ta’lim sesuai tema (siroh nabawiyah, dll)

– kamis : rapat dan diskusi

– jumat : pulang lebih awal

Rencana Kegiatan Kuttab (RKK)

1. Penentuan tema

2. Kalender akademik

3. Pembahasan RKK per kelompok

4. Pleno RKK

5. Pembuatan RKK keseluruhan (membuat turunan RKK atau sebaliknya).

=========================

 

Diskusi dan Share

Kuttab Al-Fatih baru 4 tahun

Depok, Purwakarta, Bandung, Malang, Jombang, Semarang, Purwokerto,

Langkah untuk mencoba membuka class kuttab pada pendidikan yang sudah berjalan :

1. Bersihkan niat, hanya untuk dakwah lillahita’ala, sampaikan kepada pemilik (yayasan) tentang kuttab ini

2. Rekruitmen guru sejak Desember, untuk mulai ngajar pada Juli tahun depan.

3. Pelatihan guru intensif 6 bulan

4. Guru harus siap (tidak siap, silakan mencari sekolah lain)

5. Jadikan siroh nabawiyah sebagai Kurikulum utama,

Supervisi kuttab : mulai dari hati, sami’na wa atho’na… Pertemuan rutin 3 bulan semua kuttab kumpul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here